Latar belakang
Anak-anak menamakan sebuah nama dolanan kadang-kadang aneh dan hanya berdasar pada kesepakatan belaka di antara mereka. Termasuk dolanan Tumbaran. Dolanan ini sepertinya tidak mengacu pada benda tumbar, salah satu bumbu dapur. Tetapi ya begitulah, yang namanya dunia anak-anak untuk memudahkan sebuah nama dolanan, seringkali menamakan atas dasar kesepakatan saja.Dolanan yang sering dimainkan oleh anak-anak perempuan masyarakat Jawa ini, juga sering disebut dolanan Pithongan, Jago-Jago Pithong, atau Dhog-Dhog Ketumbar.Peserta:Jumlahnya makin banyak makin ramai tetapi juga makin sulit menebak nama . Bisa dilakukan putra dan putri.
Alat dan fasilitas :
-Sapu tangan-Dilakukan setiap sore-sore
-Berlangsung di halaman
Jalannya Permainan:
Membuat kotak ukuran ditentukan banyaknya peserta.Menentukan satu orang untuk menjadi orang buta.
Yang lain berada dalam kotak.
Satu orang yang buta tadi menangkap satu orang yang lainnya terus menebak siapa namanya.
Apabila salah menebak akan mendapat hukuman dari kesepakatan bersama.
Dan jika benar maka yang ditebak ganti menjadi orang buta.

