Nama Permainan
Nama permainan ini berasal dari bahasa Dayak Tunjung, apabila diterjemahkan sentaruh: bersaing, Teliuq : berlari, uneekng: kaki, Teluu’ : tiga. Jadi bila duterjemahkan adalah bersaing brlari dengan tiga kaki.Hubungan Permainan ini dengan peristiwa lain
Permainan ini tidak ada hubungannya dengan peristiwa-peristiwa yang bersifat religius maupun upacara adat. Hanya saja sering dimainkan sebagai perlombaan.Latar Belakang Sosial Budaya
Jenis permaian ini adalah milik masyarakat baik dari kelas bangsawan atau biasa.Sejarah Perkembangan
Permainan ini sudah menyebar ke Daerah Kalimantan Timur, sedang Pencipta Permainan ini tidak diketemukan.Para Pelaku Pemain
Paling sedikit empat orang , dua pasangUsia enam sampai belasan tahun, atau orang dewasauntuk memeriahkan perayaan
Pria atau wanita boleh bermain,namun dalam satu pasang wanita dengan wanita, pria dengan pria
Alat Permainan
Seutas tali dari bahan apa saja, atau kain dari sapu tangan namun bukan dari bahan yang lenturJalannya Permaianan
Jenis permainan ini adalah kompetitif, karena permainan ini yang menonjol adalah sifat pertandingan. Jalannya permainan tidak sulit, setiap calon pelari terdiri dari dua orang, untuk setiap pasangan dicari yang tingginya sama. Apabila sudah didapatkan teman yang tingginya sama, maka kaki kiri dan kaki kanan pasangannya diikat jadi satu.Caranya berlari tanga kanan dan tangan kiri setiap pasangan saling merangkul dengan tujuan agar pasangan dapat kompak dalam berlari, sehingga tidak saling terpisah. Dalam permainannya ada tata tertip yang harus disepakati bersama, misalnya dari mana harus berlari dan sampai mana. Jadi lapangan permainan harus diberi garis start dan finish. Pemenang adalah yang pertama kali sampai finish.

